TRIP GUNUNG PAPANDAYAN 2622 mpdl
( 16 - 17 Agustus 2014)
perjalanan ke papandayan Kami berkumpul di rumah n-dy (tudung) kami ber 8 orang (Ardi,Kuping,GT,Ikun,Badut,Tevez,Ulung,Tudung).. Berangkat dari pol primajasa 15.30 dan tiba di termnial guntur jam 22.00 dan langsung menuju ke tempat perkemahan di Camp David "
Menjelang pagi Kami segera bangun dan melihat-lihat pemandangan d sekelilingnya disana ada pemandian air panas dan air kali yang mengalir cukup deras..
Setelah kami menikmati pemandangan sekelilingnya kami segera mendaki,, tetapi kami sarapan agar ada tenaga untuk itu..sementara waktu menunjukan pukul 08.00 kami laporan sama penjaga POS I dan segera mendaki menuju pondok saladah.
Sesampainya di ujung kawah saya mengambil jalur melipir kanan menuju Lawang Angin. Trek mulai datar dan menurun hingga menyebrangi sebuah sungai kecil. Setelah melewati sungai kecil, trek kembali menanjak tajam hingga daerah Lawang Angin. Trek tersebut sukses membuat rombongan terlihat sedikit kelelahan. Kami beristirahat sejenak di Lawang Angin untuk menghela nafas dan memakan makanan ringan.
Waktu menunjukan pukul 09.30. Kami melanjutkan perjalanan menuju Pondok
Salada. Sebelumnya, di pertigaan antara Geberhut dan Pondok Salada kami
dimintai tanda tangan oleh petugas yang berjaga sebagai tanda lapor.
Dari pertigaan setelah Lawang Angin kami mengambil arah kiri menuju
Pondok Salada. Trek mulai menanjak sedikit namun tak terlalu tajam.
Akhirnya pada pukul 11.00 kami tiba di Pondok Salada. Kami langsung
mencari tempat untuk mendirikan tenda.
Pondok Salada siang ini masih sepi, para pendaki mulai berdatangan maklum besok ada upacara bendera 17 agustus . Pukul 14.00 saya yang mulai mendaki ke Tegal Alun dan Hutan Mati.
Hamparan ladang Edelweiss menyambut kami. Semua nampak senang melihat
pemandangan ini. Sayang sang bunga abadi belum saatnya untuk berkembang.
Cuaca kali ini agak sedikit gelap tetapi tidak hujan. Saya selalu
merasa nyaman di tempat ini sebab selalu mengingatkan saya pada tempat
legendaris di Gunung Gede sana. Kami menghabiskan waktu di Tegal Alun
dengan berjalan-jalan dan berfoto-ria.
Pukul 15.00 kami meninggalkan Tegal Alun dan turun kembali menuju Hutan
Mati. Di daerah Hutan Mati kami juga sempat berkeliling dan berfoto-foto
hingga pukul 16.00. Setelah itu kami kembali menuju Pondok Salada. Kami bermalam di Pondok Saladah dan melihat bintang-bintang di langit sambil tiduran di luar tenda dan malam itu juga angin lembah bertiup kencang.
Pukul 04.00 kami terbangun dan menunaikan sholat shobuh,, angin berhembus kencang disertai dinginnya udara subuh hari,, sementara toilet agak sepi dan kami bersiap untuk melihat sunrise di antara bukit dan ilalang. Sungguh Indah Kekusaaan Allah SWT..
Pukul 08:00 kami semua sudah rapih dan bersiap untuk kembali menuju Camp
David. Kami berjalan turun dengan cepat. . Kami berjalan
dengan cepat dan pasti tanpa henti. Dan berhenti di daerah setelah
Lawang Angin untuk sekedar menghela nafas dan menunggu kawan yang
tertinggal dibelakang. Sementara saya mengabadikan foto-foto.
Kami berjalan turun kembali melewati aliran sungai, kemudian sedikit
menanjak menuju areal kawah. Sesaat memasuki area kawah saya sempat
bingung dengan jalurnya, Kami tersesat sampai keluar dari track yang seharusnya dilewati.. Untung lah ada sedikit
pertolongan dari Tuhan yang menunjukan arah jalurnya.
Kami terus berjalan batu-batuan dan asap belerang yang
menyengat sekali. Hingga akhirnya kami tiba di Camp David pukul 11.30.
Ternyata puluhan mobil pick-up yang telah menanti kami turun. Tidak
perlu waktu yang lama kami langsung naik mobil tersebut dan sampai di cisurupan disana kami berfoto dengan penduduk dan aparat sehubungan dengan upacara bendera dilapangan cisurupan.
Di cisurupan kami naik mobil angkot yang mengantarkan kami sampai Terminal Guntur, Garut.
Tercatat tiba di terminal pada pukul 12.00 siang. Teman langsung bergantian
menuju wc umum untuk bersih-bersih. (Ardi dan GT) Ketinggalan euy...
Pukul 17.30 Kami sampai
di Jakarta (Pool Primajasa) Alhamdulillah kami semua sampai
dengan selamat tanpa kekurangan satu hal pun, ada satu yang terkurang ketinggalan lampu baday. Terima kasih sudah
menyimak. Sampai Jumpa di Pendakian lainnya. Salam RIMBA
!!!!!!!!!!!

